Proses Hukum Bandara Aroepala Selayar Harus Dibuka Terang Benderang, Aktivis Antikorupsi “Kejaksaan Harus Berani ‘Sentuh’ Sang Kontraktor”

0
61

MAKASSAR — Celebes Corruption Watch (CCW) mendukung desakan pegiat dan aktivis antikorupsi Laksus untuk membuka terang menderang proses hukum dugaan korupsi Bandara Aroepala Selayar hingga menyentuh’ sang kontraktor.

Aktivis dan pegiat antikorupsi dari CCW ikut memberi suara lantang mendesak Kejaksaan Negeri Selayar terus mendalami potensi kerugian negara pada proyek Bandara Aroepala Selayar.

Desakan ini untuk menjawab keraguan publik atas integritas aparat penegak hukum dalam ‘menggarap’ semua pihak-pihak yang terlibat pada proyek Bandara Aroepala hingga sang kontraktor.

“Ini dapat menjawab keraguan publik atas integritas aparat penegak hukum meskipun proses hukum normal saja. Memang romantikanya luar biasa. Dan aparat penegak hukum di Kejaksaan Negeri Selayar harus berani menyentuh sang kontrakor serta tidak hanya berhenti memeriksa pada dua orang sebelumnya,” kata Kutua Bidang Hukum dan Advokasi Celebes Corruption Watch (CCW), Zulfikar kepada celebes-news.com pada Selasa (26/10/2021).

Meski begitu, menurutnya, masih ada beberapa pihak yang mestinya ikut terperiksa pada proyek Bandara Aroepala ini. Mencermati kronologi dan konstruksi hukum malasah pada proyek Bandara Aroepala tak menutup kemungkinan bisa saja muncul nama baru. Sebab, sambungnya, pemufakatan jahat atau potensi kerugian negara bisa saja muncul sehingga semua pihak-pihak terkait perlu untuk dilakukan pemeriksaan sejauh mana peran mereka masing-masing.

Bahkan, dia meminta Kejaksaan Negeri Selayar membuka kasus Bandara Areopala ini secara terang benderang. Demi memperbaiki citra dan penegakan hukum.

“Kami akan ikut memantau proses hukum Bandara Aroepala Selayar. Pemeriksaan semua pihak-pihak terkait perlu dilakukan dalam rangka pulbaket. Kejaksaan harus berani memeriksa sang kontraktor sebagai pihak yang dinilai paling bertanggung jawab atas pelaksanaan pekerjaan proyek Bandara Aroepala, tidak boleh berhenti hanya pada dua orang yang sudah terperiksa sebelumnya….. periksa juga dong kontraktornya, yah harus berani lah demi penegakan hukum,” tandasnya. (anchi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here