Poros Rakyat Indonesia Ultimatum Kasat Pol PP Pemprov Sulsel, Akan Bawa Dugaan Tenaga Magang dan Honorer ‘Siluman’ ke Ranah Hukum

0
201

MAKASSAR — Lembaga Poros Rakyat Indonesia bergerak cepat mendesak Polda dan Kejaksaan Tinggi Sulsel untuk mengusut oknum di Pemprov Sulsel, terkait dugaan mafia jual beli SK tenaga magang atau kontrak dan tenaga honorer, pada Kamis (13/1/2022).

Ketua Umum Poros Rakyat Indonesia, M Jafar Sainuddin kepada celebes-news.com menduga keras ada oknum skandal mafia yang sedang bermain di dalam polemik kasus ini, sehingga menimbulkan indikasi kerugian Negara melalui rekaya mark up pembayaran gaji TKK dan honorer serta menimbulkan suasana kegaduhan.

Hal ini perlu mendapat atensi Polda dan Kejaksaan Tinggi untuk membongkar isu dan membuka kebenaran kepada masyarakat terdapat dugaan indikasi, tenaga magang atau Tenaga Kerja Kontrak (TKK) dan honerer yang tumpang tindih SK, jarang masuk kantor dan menerima gaji Buta, titipan balas jasa, diduga di perjual belikan serta dugaan TKK dan honorer siluman yang hanya menerima gaji tetapi tidak ada manusianya.

“Kami memberi warning kepada pimpinan Satpol PP Pemprov Sulsel untuk tidak main-main terhadap penerimaan tenaga magang atau kontrak serta honorer. Kami akan usut dan membawa persoalan ini ke ranah hukum,”tegasnya.

Ia memberi ultimatum kepada Pimpinan Satpol PP Pemprov Sulsel untuk menjawab selambat-lambatnya 2 X 24 jam hari kerja terkait adanya laporan dan informasi yang masuk ke Lembaga Poros Rakyat Indonesia.

Tidak hanya itu, Poros Rakyat Indonesia meminta agar Plt Gubernur Sulsel mengusut pengrekrutan tenaga magang atau kontrak yang diduga tidak transparan pada Satuan Polisi Pamong Praja Pemprov Sulsel.

Jika ini terus berlanjut, kepercayaan masyarakat kepada sistem pemerintah sudah tidak ada lagi. “Artinya yang miskin tidak mempunyai peluang untuk bekerja karena tidak ada uang untuk menyogok, kesempatan hanya bagi yang memiliki uang banyak,” tegasnya.

Terkait munculnya dugaan tenaga magang atau kontrak ‘siluman’ tersebut, Poros Rakyat Indonesia mengecam dan mengutuk sikap nepotisme dan kecurangan yang terjadi pada pengrekrutan tenaga kontrak Satpol PP Pemprov Sulsel.

“Kami meminya agar Plt Gubernur bisa mengusut permasalahan ini dan menghentikan segala proses pengrekrutan tenaga kontrak yang dinilai sarat kecurangan dan nepotisme,” katannya.

Dalam keterangnnya ini, Ketum Poros Rakyat Indonesia juga meminta agar Pimpinan Satpol PP Pemprov Sulsel dicopot dari jabatannya dan mengusut segala indikasi dan permasalah para penerimaan tenaga magang atau kontrak.

Sementara itu, celebes-news.com mencoba melakukan permintaan klarifikasi dan konfirmasi terkait dugaan tenaga magang atau honorer siluman melalui surat kepada Kasat Pol PP Pemprov Sulsel hingga berita ini diturunkan tidak mendapat tanggapan dan jawaban.  ( Laporan : Redaksi )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here